Bukankah, hal seperti ini sangat seru. Itulah matematika, kita dapat bermain sambil belajar dalam waktu yang bersamaan. Permasalahan pada gambar sebelah kanan, juga terdapat dalam matematika loh. Keadaan di mana suatu anggota dapat masuk ke dalam himpunan yang berbeda Percaya ga nih, matematika bisa menyelesaikan persoalan tersebut. yukk simak gambar selanjutnya. Berikut adalah himpunan bilangan-bilangan.
Dari gambar kita mengetahui bahwa himpunan-himpunan akan berkaitan jika memiliki semesta yang sama. Mari kita perhatikan Operasi pada himpunan untuk memahami lebih banyak.
Operasi Pada Himpunan
Operasi pada himpunan merupakan salah satu materi yang tidak kalah serunya dengan mengelompokkan berbagai warna, benda, data, dan permasalahan. Pada operasi himpunan kita dapat melihat kaitan antara dua himpunan. Jika dalam kehidupan sehari-hari mungkin kita akan menemukan hal seperti ini pada banyak persoalan kehidupan. Misalnya seperti kelompok yang suka freefire dan mobile lagend. contoh :
- Orang yang suka freefire : 10 orang
- Orang yang suka mobil lagend : 7 orang
- Orang yang tidak suka keduanya : 5 orang
- Orang yang didata ada 20 orang
Jika, survei dilakukan dengan langsung dan jumlah sedikit. Maka dengan mudah kita akan mengetahui bahwa ada 2 orang yang menyukai keduanya. Namun, bagaimana jika survei dilakukan dalam jumlah besar atau katakan dalam lingkup satu sekolahan. Kemungkinan pastinya data yang dikumpulkan akan ada yang tumpang tindih, karena ada data double dari yang suka keduanya. Untuk menghindari hal seperti itu kita ada baiknya menggunakan pengetahuan kita di materi himpunan.
 |
Gambar hanyalah sekedar ringkasan
|
untuk lebih memahami lebih banyak tentang himpunan dapat dilihat pada bagian Logika dan Himpunan
Relasi
Relasi adalah hubungan atau suatu hal yang dapat mengkaitkan antara satu himpunan dengan himpunan lainnya. Selain dengan diagram panah seperti pada contoh gambar, relasi dua himpunan dapat dilakukan dengan tiga cara : [Diagram Panah, Himpunan Pasangan Berurutan, dan Diagram Kartesius]
Sebelum membuat relasi, hal terpenting adalah mempunyai data masing-masing himpunan. Jika kita mempunyai data 4 orang bernama Ara, Bara, Caca, Dade tentang mata pelajaran yang disukai. Ara menyukai mata pelajaran Agama dan IPA, Bara menyukai mata pelajaran IPA, dan IPS, Caca menyukai mata pelajaran matematika, sedangkan Dade menyukai mata pelajaran IPS.

3 penyajian data pada gambar terkait himpunan masih sangat umum atau cenderung menjadi data mutlak. Pada pembelajaran yang lebih luas lagi kita dapat menemukan pendataan 2 himpunan yang membentuk pola. Seperti contoh berikut :
Dani membeli permen pada hari pertama dengan harga dua ribu, maka Dani mendapatkan 4 permen, hari selanjutnya Dani membeli permen dengan harga seribu rupiah, dan Dani mendapatkan 2 permen, Untuk memastikan kebenaran atas penalaran yang Dani buat sendiri, Dani membeli lagi permen pada hari selanjutnya dengan harga tiga ribu dan Dani mendapatkan 6 permen.
.png)
Contoh di atas, kita dapat melihat bahwa panah dari daerah asal (himpunan A) hanya mengarah pada satu anggota di himpunan B. Relasi seperti ini sering disebut dengan korespondensi satu-satu, di mana nila f(x) hanya dihasilkan oleh satu nilai x. Dapat dikatakan korespondensi satu-satu akan mengantar kita untuk memahami materi selanjutnya yaitu fungsi. Fungsi tidak selalu korespondensi satu-satu, tetapi salah satu jenis fungsi yang paling mudah dipahami adalah fungsi linear (garis). Fungsi linear menggunakan konsep relasi korespondensi satu-satu.
Untuk mengetahui nilai terkait untuk harga lebih rendah atau harga yang lebih tinggi, fungsi dapat menjelaskan dengan membuat kesimpulan atas relasi atau hubungan kedua himpunan.
Fungsi dan Penyajian Fungsi
Seperti penjelasan di atas terkait relasi. Dapat dikatakan fungsi adalah suatu aturan yang dapat menggambarkan atau menyimpulkan korespodensi yang menghubungkan setiap objek x dalam satu himpunan. Fungsi dapat menggambarkan permasalahan kehidupan nyata yang teratur atau cenderung memiliki pola yang sama ke dalam grafik.
Permasalahan yang dapat diselesaikan sangat beragam. Mulai dari, suhu air mendidih tergantung pada titik didih. Bunga bank yang dibayarkan pada investasi tunai bergantung pada lamanya waktu investasi. Luas lingkaran tergantung pada jari-jari lingkaran. Jarak yang ditempuh suatu benda dengan kecepatan konstan sepanjang lintasan garis lurus bergantung pada waktu yang berlalu.
Dari permasalahan tersebut kita dapat memberikan kesimpulan Dalam setiap kasus, nilai satu kuantitas variabel, katakan y, tergantung pada nilai yang lain kuantitas variabel, yang dapat disebut x. Sehingga dapat dikatakan bahwa "y adalah fungsi dari x". Untuk menghasilkan nilai y dapat memasukkan nilai x pada aturan yang ditentukan oleh fungsi masing-masing. Fungsi dan relasi dapat dibedakan melalui ciri-ciri fungsi.
Ciri -ciri fungsi
- Fungsi suatu nilai x hanya akan mempunyai satu nilai y
- Namun, nilai y boleh dihasilkan dari beberapa domain/ daerah asal / x
Fungsi dan Bukan Fungsi
Setiap himpunan mempunyai relasi dengan himpunan lainnya, tetapi terlihat jelas bahwa suatu relasi dapat dikatakan fungsi jika suatu domain hanya akan menghasilkan satu range.
Contoh fungsi:
1. Jika terdapat sebuah aturan tentang nilai y, y = 2x atau dapat dikatakan y didapatkan dari perkalian x dengan 2. maka berapakah nilai y ketika
solusi :
- Untuk x = 1; y = 2x → y = 2 (1) → y = 2
- Untuk x = 2; y = 2x → y = 2 (2) → y = 4
- Untuk x = 3; y = 2x → y = 2 (3) → y = 6
- Untuk x = 4; y = 2x → y = 2 (4) → y = 8
Karena telah ditemukan nilai dari setiap x yang diminta, maka kita dapat melakukan penyajian data/ informasi menggunakan 3 cara penyajian fungsi yang sebelumnya telah dibahas.
.png)
Contoh fungsi yang menghasilkan 1 nilai y dengan 2 domain berbeda :
1. Jika terdapat sebuah aturan tentang nilai y, y = 2(x)(x) atau dapat dikatakan y didapatkan dari perkalian (x)(x) dengan 2. maka berapakah nilai y ketika
solusi :
- Untuk x = -2 ; y = 2x → y = 2 (-2)(-2) → y = 8
- Untuk x = -1 ; y = 2x → y = 2 (-1)(-1) → y = 2
- Untuk x = 1 ; y = 2x → y = 2 (1)(1) → y = 2
- Untuk x = 2 ; y = 2x → y = 2 (2)(2) → y = 8
Nilai y = 8 dihasilkan dari domain x = -2 dan x = 2
Grafik fungsi
Fungsi dapat lebih mudah diketahui polanya serta pengamatannya (semakin meningkat atau semakin menurun) dengan menggunakan grafik, serta kita juga dapat melihat dengan mudah apakah suatu persamaan adalah fungsi atau tidak dengan grafik. Terdapat lebih dari satu jenis grafik fungsi. Mulai dari grafik fungsi linear, mutlak, parabola, trigonometri, hingga grafik fungsi lompatan. penggunaan grafik fungsi bukan kita atau pengamat yang menentukan. Bentuk atau jenis grafik fungsi ditentukan oleh persamaan fungsi tersebut.
Terimakasih telah berjuang membaca blog ini. Kamu sudah berusaha, sadarilah bahwa kamu telah mencapai kesuksesan sepersekian perjalanan-mu. Maka untuk menghasilkan kesuksesan penuh, teruslah belajar. 💪
Sampai jumpa dihalaman-halaman berikutnya. 🙋
Don't forget to appreciation your self 😻😻
Komentar
Posting Komentar